Anas Urbaningrum mengulang janjinya

Anas Urbaningrum Mengulang Janji Gantung Di Monas

Berita Politik

Sudah 6 tahun berlalu Anas Urbaningrum mengatakan bahwa jika satu rupiah saja ia korupsi Hambalang, maka gantung Anas di Monas. Pernyataan legendaris tersebut masih sangat jelas terdengar di telinga masyarakat jika mendengar nama salah satu mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Ucapan itu kembali mengingatkan pada pernyataan Anas 9 tahun lalu. Kala itu Anas masih menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Dia membantah tudingan terkait kasus dugaan korupsi proyek olahraga Hambalang di Bogor.

Satu rupiah saja Anas korupsi Hambalang, gantung Anas di Monas,” jelas Anas Urbaningrum saat di Kantor DPP PD Jl. Kramat Raya Jakarta, Jumat 9 Maret 2012 silam. Anas yakin bahwa tidak ada dugaan korupsi terkait proyek Hambalang. Tentang proyek Hambalang, Anas menyebut hal itu hanya berdasarkan dugaan dan ocehan pihak tertentu yang tidak menyukai Anas Urbaningrum.

Setelah KPK menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka dan divonis selama 8 tahun kurungan penjara, Janji tentang digantung di Monas seakan sirna. Padahal, KPK juga pernah mengingatkan janjinya yang pernah dikeluarkan dari mulut Anas Urbaningrum terkait pernyataannya soal bersedia digantung di Monas kalau korupsi satu rupiah.

Kini Pernyataan siap digantung di Monas kembali diucapkan oleh Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum saat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 26 Juli 2018 kemarin. Saat itu dirinya sedang mengajukan permohonan Peninjauan Kembali (PK) soal kasus korupsi Hambalang. Anas meyakinkan diri jika dia tidak pernah menerima apapun dari proyek Hambalang.

Keyakinan Anas yang sangat kuat mengacu pada testimoni Teuku Bagus M Noer 21 Desember 2017. Di dalam testimoni tersebut, Bagus mengatakan tidak pernah memberikan uang berapapun kepada Anas Urbaningrum untuk membeli mobil Toyota Harrier, serta tak pernah memberi uang untuk menyelenggarakan kongres Demokrat.