Bawaslu Menelusuri Mahar Sandiaga Uno Ke-PAN-PKS

Bawaslu Menelusuri Mahar Sandiaga Uno Ke-PAN-PKS

Berita Politik

Tudingan pemberian mahar Rp 500 M Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS kini telah ditelusuri oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Penelusuran terkait hal tersebut guna mencari kebenaran kabar yang beredar dari kalangan politikus parpol yang menyatakan akan kebenaran kasus mahar Sandiaga.

“Jadi berdasarkan apa yang ada Bawaslu akan melakukan penelusuran terhadap kebenaran berita tersebut apakah memang benar adanya dugaan seperti itu,” ujar Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis 9 Agustus 2018.

Fritz meminta pihak yang mengetahui hal tersebut dapat melaporkan pada Bawaslu. Sehingga menurutnya Bawaslu dapat mendapatkan informasi secara komprehensif.

“Kami kan dari Bawaslu mengharapkan kepada pihak yang mengetahui, apabila memang ada usaha dari parpol untuk menerima atau menerima imbalan dari seorang paslon untuk meminta dana atau imbalan kepada parpol. Apabila ada para pihak yang mengetahui kami sangat mengharapkan kehadirannya untuk ke Bawaslu,” kata Fritz.

“Sehingga saat di Bawaslu melakukan sebuah klarifikasi kami dapat mendapatkan sebuah informasi secara konprehensif,” sambungnya. Sebelumnya diberitakan, Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut Sandiaga menyetor Rp 500 miliar ke PAN-PKS untuk jadi cawapres Prabowo. “Sandi Uno yang sanggup membayar PAN dan PKS masing-masing Rp 500 M menjadi pilihannya untuk cawapres,” ujar Andi kepada wartawan.

Pernyataan tersebut kini tengah membuat Bawaslu untuk melakukan penyidikan, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta kini sedang menjadi incaran Bawaslu untuk dilakukan pemeriksaan secara garis hukum Undang-Undang yang berlaku. Jika memang terbukti akan kebenaran mahar tersebut, Bawaslu akan mengirimkan berkas kepada KPK untuk ditindak lanjuti lebih dalam sesuai hukum.