18 PNS Kena PHK

Bolos Kerja, 18 PNS Kena PHK

Berita Politik

Seperti yang disampaikan oleh Bapak Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK), Sebanyak 21 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tengah terkena kasus. 18 orang diantaranya diberikan sanki Pemberhentian Hak Kerja (PHK) kesalahan yang dilakukan. Hal tersebut juga disampaiakan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dai beberapa instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur selaku Ketua BAPEK mengungakpakan, ada 11 orang dari 8 instansi pemerintah pusat dan 8 orang dari 7 pemerintah daerah yang di berhentikan dengan hormat atas permintaan sendiri.

Sedangkan tiga PNS diberikan sanksi turun pangkat selama tiga tahun baik dari instansi pusat maupun pemerintah daerah. Selepas sidang yang berlangsung di Kantor Kementerian PANRB, Senin 30 Juli 2018 mengatakan bahwa sebagian besar PNS yang diberhentikan, lantaran tidak masuk kerja lebih dari 46 hari. Ini menjadi peringatan bagi seluruh ASN.

Tercatat ada 16 orang yang kebanyakan bolos lebih dari lebih dari 46 hari, dua orang menjadi calo CPNS, penyalahgunaan narkotika, melakukan pungli, pemalsuan dokumen CPNS, cerai tanpa ijin pejabat yang berwenang, hingga ada juga yang melakukan penggelapan uang titipan biaya nikah.

Sidang tersebut dihadiri oleh Sekretaris BAPEK yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, pejabat dari Kejaksaan Agung RI, Badan Intelijen Nasional (BIN), Kementerian Hukum dan HAM, Pengurus KORPRI, serta BKN.

Keputusan terkait diturunkannya sanki kepada sejumlah PNS yang terkena sanki tersebut merupakan langkah tepat untuk menjadikan cermin sebagian dari PNS lainnya, supaya bisa mempertanggung jawabkan tugas yang diberikan.