Insiden 2019 Telah Ganti presiden

Insiden 2019 Telah Ganti presiden Fadli Sudrajat Syaikhu Brilian

Info Politik

Insiden 2019 Telah Ganti presiden Fadli Sudrajat Syaikhu Brilian

Debat Pilgub Jawa Barat 2018 berakhir gaduh lantaran pasangan Cagub-Cawagub Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang diusung Gerindra-PAN-PKS memamerkan kaus bertulis ‘2019 Ganti Presiden’. Waketum Gerindra Fadli Zon melontarkan pembelaan dan memuji pasangan yang memiliki nama ‘Asyik’ itu. Apa salahnya? Itu sangat demokratis dan sangat etis. Itu menurut saya brilian kok itu idenya,” kata Fadli di kompleks parlemen.

Soal ucapan penutup dari Sudrajat dan aksi pamer baju ‘2019 Ganti Presiden’ oleh Syaikhu selagi acara debat Cagub Jabar itu dinilai Fadli tak perlu dipermasalahkan. Menurutnya, orang-orang yang meributkan hal itu harus belajar demokrasi lagi. Nggak ada masalah dong, itu kan menurut saya bagus sekali apa yang dilakukan Pak Sudrajat dan Syaikhu. Kalau mau ganti presiden di 2019, pilihlah Sudrajat-Syaikhu di 2018.

Orang yang ricuh saja nggak ngerti demokrasi. Kalau misalnya kandidat lain mengatakan pilih ini, nanti Jokowi jadi presiden lagi, emang nggak boleh? Boleh saja, apa yang salah dari itu. Ini harus belajar demokrasi lah,” tambah Fadli. Ia pun menegaskan apa yang dilakukan Sudrajat-Syaikhu bukan bagian dari kampanye Pilpres 2019. Alasannya, saat ini belum ada capres-cawapres yang ditetapkan KPU.

Kampanye apaan, kan belum ada calon. Kampanye itu kan terjadi kalau sudah ada calon, baru ada namanya kampanye dini. Aksi yang dilakukan paslon nomor tiga itu terjadi saat debat publik Pilgub Jabar putaran kedua yang digelar di Gedung Balairung, kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jabar, Senin malam. Sewaktu sesi closing statement, Sudrajat meminta masyarakat Jabar mendukungnya.

Pilih nomor tiga Asyik (Sudrajat-Syaikhu). Kalau Asyik menang, Insya Allah 2018 kita akan mengganti presiden, Ungkapan Sudrajat tersebut langsung direspons Syaikhu sambil memamerkan kaus putih lengan pendek. Kaus tersebut bertuliskan ‘2018 Asyik, 2019 Ganti Presiden.