Jawaban tegas SBY terkait hubungannya dengan Presiden Joko Widodo

Jawaban SBY Terkait Hubungannya Dengan Jokowi

Berita Politik

SBY tidak harus pamit dengan beliau (Joko Widodo), SBY bukan bawahan Jokowi, dan partai Demokrat bukan koalisinya Presiden Pak Jokowi“. Kalimat tersebut diucapkan SBY saat ditanya oleh salah seorang wartawan yang hadir di kediaman SBY, usai acara pertemuannya dengan Zulkifli Hasan, Rabu 25 Juli 2018.

Susilo Bambang Yudhoyono yang menjadi Ketua Umum Partai Demokrat, telah melakukan sebuah pertemuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pada hari Rabu 25 Juli 2018 dua hari lalu. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas terkait nasib koalisi antara kedua partai pada Pilpres 2018 nanti.

Usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di kediaman, SBY menanggapi sejumlah pertanyaan dari para wartawan-wartawan tanah air erkait Pilpres 2019. SBY menegaskan tentang kendala koalisinya yang dikabarkan muncul dari Presiden Joko Widodo, dan ia juga menyinggung tentang hubungan dirinya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang memang masih berjarak.

Mantan Presiden RI periode tahun 2004 – 2014 ini juga sempat ditanya apakah ada keinginan untuk bertemu dengan Megawati guna menyelesaikan permasalahan yang membuat jarak selama ini. SBY menyatakan bahwa ia sudah berusaha untuk menjalin komunikasi kembali dengan Megawati dalam 10 tahun terakhir ini.

Begitu juga dengan suami Megawati yang juga berusaha memulihkan hubungan keduanya. Almarhum Taufiq Kiemas semasa hidupnya juga berusaha untuk memperbaiki silaturahim antara Megawati Soekarnoputri dengan Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam pertemuan itu, SBY sempat ditanya soal “tidak pamit” saat pertmuannya dengan Joko Widodo bersama anaknya yang akrab di panggil AHY. SBY menjawab dengan sedikit emosi, bahwa partai Demokrat bukan koalisinya Jokowi. Namun SbY juga menyampaikan bahwa Demokrat siap jika Presiden Joko Widodo memintanya untuk berada di dalam pemerintahan.