FPI Minta ganti presiden

Jokowis Minta Masukan, FPI Minta Ganti Presiden

Berita Politik

Dalam sesi penyusunan visi dan misi rencana Pilpres 2019 nanti, koalisi Joko Widodo juga berencana untuk meminta masukan kepada ormas-ormas keagamaan. Salah satu ormas yang akan dimintai masukan, satu diantaranya yaitu FPI. Juru bicara FPI Slamet Maarif menyatakan kesediaan untuk berdialeg soal kepentingan bangsa.

Slamet mengatakan belum ada komunikasi dari pihak koalisi Jokowi yang diterima FPI. Baginya memberi masukan soal visi-misi bukan berarti secara langsung mendukung. Slamet menyatakan FPI bersedia jika menerima undangan dari pihak koalisi Jokowi. Hanya saja, menurutnya, yang terpenting pada Pilpres 2019 nanti ada pemimpin baru pengganti Jokowi.

Sebelumnya diberitakan, koalisi Jokowi berencana meminta masukan dari ormas-ormas keagamaan di Indonesia. Hal ini dilakukan setelah PP Muhammadiyah memberi masukan 6 poin untuk Nawacita Jokowi yang akan dipakai sebagai pegangan jika kembali terpilih di 2019.

“Itulah makanya tadi kan kesepakatannya visi dan misi ini kami akan datang ke semua ormas keagamaan. Ormas keagamaan itu misalnya di Islam MUI, selain NU dan Muhammadiyah. Kita juga akan bicara. Tadi sepakat juga misalnya kita juga mendengar dari teman-teman misalnya FPI dan sebagainya. Tadi ada usul seperti itu,” kata Sekjen PPP Arsul Sani kepada wartawan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 6 Agustus 2018.

Beberapa ormas keagamaan bersedia untuk berdialog dengan Presiden Jokowi soal Pilpres 2019, sementara untuk arah dan kesimpulan dari rencana ini tidak bukan tidak lain adalah permintaan ormas FPI untuk pergantian Presiden di 2019 nanti.