Kabar PKS dengan Fahri Hamzah

Kasus Gugatan PKS Terhadap Fahri Hamzah Kian Memanas

Berita Politik

Kasus tentang pengajuan pemecatan terhadap Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR) yang dilakukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini malah berbalik posisi setelah ajuan tersebut ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Fahri Hamzah mengajukan gugatan balik karena merasa tidak terima dengan gugatan yang dilakukan oleh PKS.

Tim Advokasi Hukum DPP PKS Zainudin Paru menyebut permohonan kasasi ini didaftarkan MA di dua kepaniteraan yang berbeda. Pertama di panitera muda perdata khusus MA (partai politik), dan kedua di perdata umum. Zainudin menjelaskan lebih lanjut soal registrasi kasasi di dua kepaniteraan MA tersebut.

Menurut Zainudin, surat pemberitahuan 6 Juni 2018 dari panitera muda perdata khusus MA menyebutkan bahwa permohonan kasasi PKS sudah diterima tanggal 2 April 2018 dan telah didaftar dengan nomor register 607 K/Pdt, Sus Parpol/2018.

Namun, pada tanggal 28 Juni 2018, diketahui bahwa register permohonan kasasi PKS soal Fahri Hamzah dipindahkan ke perdata umum. Hal itu diketahui dari surat pemberitahuan MA tertanggal 29 Juni 2018. Nomor register pun disebut Zainudin berubah menjadi 1876 K/PDT/2018. Menurut Zainudin, ada perlakuan khusus dari MA terkait sengketa ini.

Perkara ini sepertinya menjadi atensi lebih dari Mahkamah Agung ditengah banyaknya perkara kasasi atau kasus perdata umum yang diterima oleh Mahkamah Agung saat ini. Zainudin sempat terbesit tentang putusan kasasi yang sangat mengherankan baginya, “apakah kasus tersebut sangat istimewa karena sang penggugat adalah seoran Wakil Ketua DPR ?” ucap Zainudin. Pasalnya kasus yang kini sedang panas antara anggota dan wadah anggota, dimana keduanya saling menggugat ke Mahkamah Agung karena alasan yang tidak sah menurut MA.