KPK Kembali Tangkap Kepala Daerah

KPK Tangani Kasus Suap Bupati Lampung Selatan

Berita Politik

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan saat ini tengah ditetapkan menjadi tersangka terkait dengan dugaan suap proyek insfrastruktur. Kini KPK tengah mendalami kasus tersebut, dan Zainudin Hasan kini menjadi kepala daerah ke-98 yang ditangani KPK.

Dalam jumpa pers di gedung KPK pada hari Jumat 27 Juli 2018 hari ini, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan bahwa samapai saat ini, KPK sudah menangani kasus sebanyak 98 kepala daerah. Hal ini menunjukan bahwa tidak ada kedisiplinan serta tanggung jawab para pejabat daerah tentang kewajiban yang sudah diberikan oleh pemerintah.

Basaria Panjaitan mengatakan pihaknya telah menyesalkan terulangnya kasus dugaan suap kepala daerah selama ini. “Sekali lagi KPK sangat menyayangkan peristiwa dugaan suap terhadap kepala daerah yang masih terus terulang,” begitu ucapanya.

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), KPK telah mengamankan barang bukti berupa uang dengan total Rp 600 juta. Uang tersebut didapat dari tangan Agus Bhakti Nugroho (ABN) yang diduga suap terkait fee proyek sebesar Rp 200 juta. Selanjutnya uang Rp 400 juta diamankan dari rumah Kadis PUPR Lampung Selatan, Anjar Asmara yang diduga terkait fee proyek dari rekan lain.

Uang sebesar Rp 200 juta yang diamankan dari tangan ABN, diduga terkait bagian permintaan Zainudin kepada Anjar Asmara sebesar Rp 400 juta. Uang Rp 200 juta tersebut diduga berasal dari pencairan uang muka, untuk 4 proyek senilai Rp 2,8 miliar.

Keempat proyek tersebut antara lain, Box Culvert Waysulan dan rehabilitasi ruang Jalan Banding Kantor Camat Rajabasa yang dimenangkan CV Langit Biru, proyek peningkatan ruas Jalan Kuncir Curug yang dimenangkan CV Menara 9, dan proyek peningkatan ruas Jalan Lingkar Dusun Tanah Luhur Batas Kota yang dimenangkan CV Laut Merah.

Selanjutnya untuk mempertanggung jawabkan permaianan Bupati Lampung Selatan tersebut, KPK akan menindak lanjuti kasus perkara ini berdasarkan Undang-Undang yang berlaku.