KPK panggil 4 DPRD Sumut

KPK Panggil 4 Anggota DPRD Sumut Terkait Kasus Suap Gatot Pujo

Berita Politik

Dalam kasus suap mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, KPK kini tengah memanggil empat mantan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) periode 2009 – 2014 sebagai tersangka. Keempat nama anggota tersebut yakni Elezaro Duha (ELD), Musdalidah (MDH), Tahan Manahan Panggabean (TMP), dan Pasiruddin Daulay (PD).

Dalam perkara ini, KPK menetapkan 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai tersangka. Ke-38 orang itu diduga menerima suap dari Gatot Pujo. Dari jumlah tersebut, KPK telah menahan 9 orang tersangka.

Mereka diduga menerima duit suap dari Gatot Pujo senilai Rp 300-350 juta per orang. Suap dari Gatot itu diduga terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut tahun 2015.

Dari sejumlah tersangka, KPK menerima pengembalian uang sejumlah Rp 5,47 miliar. Uang itu kini telah disita sebagai barang bukti oleh KPK. Sementara beberapa anggota dewan lainnya yang ddiduga masih ada buntutnya, kini sedang dalam masa penyidikan.

KPK juga telah menahan 10 tersangka kasus ini. Mereka ialah Fadly Nurzal, Rijal Sirait, Rooslynda Marpaung, Rinawati Sianturi, Sonny Firdaus, Muslim Simbolon, Helmiati, Mustofawiyah, Tiaisah Ritonga, dan Arifin Nainggolan.

Kasus suap yang kini menjamur di kalangan Anggota dewan, dan sepertinya tidak ada niatan untuk menghindar dari sogokan uang dengan jumlah yang menggiurkan. KPK akan disibukkan dengan hadirnya kasus suap yang dilakukan para Bupati, dengan tiada kata letih. Karena hanya KPK yang dapat menjalurkan anggota dewan keranah akhir, yaitu hukum.