KPU coret bacaleg mojokerto

KPU Coret 28 Bacaleg Mojokerto

Berita Politik

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mojokerto sudah sudah mengumumkan puluhan Bacaleg Mojokerto yang gagal maju ke Pileg 2019 karena tidak dapat melengkapi syarat calon. Jumlah Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Kabupaten Mojokerto untuk tahun 2019 kini berkurang 28 orang. Hal ini difaktori oleh ketidak lengkapan syarat-syarat para calon, serta sulitnya mencari pengganti para caleg-caleg yang ada di Mojokerto.

Sebanyak 28 bacaleg yang sudah dicoret berasal dari 6 partai, dan sekitar 9 bacaleg yang berasal dari Partai Gerindra juga tercoret. Selanjutnya ada 10 bacaleg yang dicoret, berasal dari Partai Hanura. 5 bacaleg dari Partai Berkarya, 2 dari PSI, dan 2 bacaleg yang berasal dari PPP dan PBB juga sudah dicoret karena tidak memenuhi syarat.

Dengan begitu, lanjut Arif, jumlah bacaleg di Kabupaten Mojokerto tersisa 419 orang. PKB, Partai Demokrat, PDIP, Partai Golkar dan NasDem masing-masing 50 bacaleg. Partai Berkarya 13 bacaleg, PKS 40, Partai Perindo 17, PPP 47, 10 bacaleg dari PSI, 48 bacaleg dari PAN, PBB 10 bacaleg, PKPI 3 bacaleg, Partai Gerindra 41 bacaleg, serta 40 bacaleg dari Partai Hanura.

Menurut dia, 419 bacaleg sudah melengkapi kekurangan syarat calon di masa perbaikan 22-31 Juli 2018. Hanya saja pihaknya menemukan sejumlah keraguan terkait keabsahan syarat calon. Oleh sebab itu, mulai hari ini hingga 7 Agustus nanti, KPU akan meneliti syarat para Bacaleg.

Selanjutnyam, terkait jumlah Bacaleg yang meragukan keabsahan ijazahnya, Arif masih belum bisa memberi kepastian. Pasalnya, verifikasi syarat Bacaleg masih berjalan hingga 7 Agustus 2018 mendatang. Namun jika hasilnya tidak memenuhi syarat yang berlaku, KPU akan lakukan pencoretan dari penyusunan Daftar Calon Sementara (DCS).

Jumlah bacaleg yang mendaftar ke KPU Kabupaten Mojokerto mencapai 547 orang. Mereka berasal dari 15 partai politik. Namun, seluruh Bacaleg itu dinyatakan belum memenuhi syarat lantaran ada kekurangan pada syarat calon yang diajukan.

Setelah KPU Mojokerto melakukan verifikasi, ada sebanyak 547 bacaleg yang belum melengkapi syarat administrasi pencalonannya. Syarat-syarat yang dilengkapi hanya administrasi yang berhubungan dengan instansi luar seperti surat SKCK, Surat Keterangan Pengadilan (SKP), Ijazah yang sudah diegalisir, Surat keterangan sehat jasmani dan bebas Napza. Untuk syarat yang lain memang masih belum dilengkapi, oleh karena itu beberapa bacaleg dicoret oleh KPU dengan alasan belum memenuhi syarat yang sudah berlaku.