Fahri Hamzah gugat PKS

MA Tolak Kasasi, Fahri Hamzah Gugat PKS

Berita Politik

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung (MA) terkait pemecatan terhadap sodara Fahri Hamzah, yang juga salah satu bagian dari PKS. Karena tidak terima, Fahri menggugata PKS ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dan gugatan tersebut langsung diterima oleh Pengadilan Negeri terkait pemecatan dirinya dari PKS.

Selain mengajukan pemecatan yang tidak sah, majelis hakim memberi hukuman kepada PKS dengan denda sebesar Rp 30 Miliar kepada Fahri Hamzah. Atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta selatan, PKS pun mengajukan banding. Tapi pada 7 November 2017, Pengadilan Tinggi Jakarta bergeming. PKS lalu mengajukan kasasi.

Perkara itu mengantongi Nomor 607 K/PDT.SUS-Parpol/2018. Berkas ini diputus pada 30 Juli dengan susunan ketua majelis kasasi Takdir Rahmadi dengan anggota Nurul Elmiyah dan I Gusti Agung Sumantha.

Beruntung Mahkamah Agung menolak kasasi yang telah diajukan oleh PKS terkait pemecatan Fahri Hamzah. Kemudian dari kabar yang beredar di media bahwa gugatan PKS tersebut di tolak oleh MA, Fahri pun bersyukur atas keputusan yang menjelaskan bahwa gugatan pemecatan atas dirinya ditolak oleh MA.

“Alhamdulillah dan TeriMA Kasih doanya,” kata Fahri saat ditanya tanggapannya soal putusan MA tersebut, Kamis (2/8/2018). Entah disengaja atau tidak, namun Fahri menulis kata ‘TeriMA’ dengan huruf ‘M’ dan ‘A’ kapital, identik dengan singkatan Mahkamah Agung.

Kini PKS harus membayar denda sebesar Rp 30 Miliar kepada MA, karena telah melakukan laporan yang tidak valid terkait Fahri Hamzah. Sementara Fahri Hamzah kini harus berhadapan dengan beberapa politikus-politikus yang menghuni Partai Keadilan Sejahtera karena sudah membalik gugatan dari Partai yang telah membawa namanya selama sekiat tahun.