Mekanisme Harga batu bara masih sama

Mekanisme Harga DMO Batu Bara Masih Sama

Berita Politik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membatalkan rencana pencabutan alokasi batu bara untuk domestik (Domestik Market Obligation /DMO). Awalnya, Jokowi sudah merencarakan untuk merubah ketentuan DMO baru bara untuk menekankan ekspor.

Jokowi memutuskan bahwa kini tidak ada perubahan, tidak ada pencabutan DMO batu bara, dan tidak ada PP baru terkait DMO Batu Bara. Sementara ketentuan harga yang digunakan saat ini yakni masih tetap menggunakan aturan lama yang berharga US$ 70 perton.

Mekanisme harga masih sama, dan tidak ada penghapusan. “DMO itu undang-undang, mandat dari UU 4/2009 Minerba. Nah besarannya diatur oleh Menteri. Kalau price cap US$ 70 itu diatur oleh PP,  jadi, harga masih tetap sama dengan harga yang sudah lama ditentukan.

Ketentuan DMO batu bara juga masih sesuai aturan yang lama, yaitu 25%. Ketentuan ini untuk mengakomodasi kebutuhan dalam negeri, terutama untuk pembangkit listrik.

Jadi tidak ada pihak yang merasa dirugikan, karena memang sudah tidak jadi di cabut oleh presiden. Dengan pembatalan pencabutan DMO batu bara ini, tentunya juga akan berpengaruh positif untuk masyarakat Indonesia.

Hal ini dapat memicu pada turunnya harga Listrik, turunnya harga bahan bakar karena DMO mengikuti kebutuhan nasional yang sudah dikalkulasi demi kepentingan bersama. Langkah Jokowi ini membuat sejumlah saham-saham berterima kasih atas pembatalan pencabutan alokasi DMO batu bara tersebut.