Idrus menjadi saksi terkait kasus suap PLTU Riau 1

Menteri Sosial Idris Marham Tersangkut Kasus Suap

Berita Politik

Hubungan antara Menteri Sosial Idrus Marham dengan Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani dan Johannes Budi Sutrisno Kotjo ternyata menimbulkan tanda tanya. Penyidik KPK kini tengah menyelediki kedekatan mereka terkait kasus suap PLTU Riau 1.

Menteri Sosial tersebut di bawa ke kantor KPK untuk dilakukan pemeriksaan. Selain itu, Idrus juga di interogasi soal penangkapan Eni dirumah dinasnya. Idrus Marham datang ke kantor KPK sebagai saksi terkait kedua orang yakni saudara Eni dan saudara dari Johannes Kotjo.

Eni Maulani Sargih adalah rekan satu partai dengan Idrus yakni Golkar. Sebelumnya, Idrus menjabat sebagai sekjen Golkar. Kepala Biro Hubungan Masyarakan Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah juga menjelaskan atas pemeriksaan Idrus untuk mengklarifikasi pertemuannya dengan Eni waktu itu.

Jumat 13 Juli lalu, tim penyidik dari KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di rumah dinas kediaman Idrus Marham dan membawa Eni untuk dilakukan pemeriksaan terkait kasus suap PLTU Riau 1. Idrus pun mengaku kenal dekat dengan kedua tersangka yang diduga tersangkut kasus suap tersebut, namun ia tidak mau menceritakan secara rinci sejak kapan kenal keduanya.

KPK mengamankan uang yang diduga pemberian keempat dari Johannes sebesar Rp 500 juta. Diketahui pada pemberian pertama sebesar Rp 2 miliar pada bulan Desember 2017 lalu, kemudian pemberian yang kedua pada bulan Maret 2018 sebesar 2 miliar, dan pemberian ketiga sebesar Rp 300 juta pada tanggal 8 Juni 2018. Penerimaan uang tersebut diduga melalui staf dan keluarga Eni.

Mereka diduga telah menerima uang sebesar Rp 4,8 miliar dari Johannes untuk melancarkan proses penandatangan kerja sama terkait pembangunan PLTU Riau 1. Dalam kasus ini, Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Seragih dan Johannes kini telah ditetapkan sebagai tersangka menurut ketetapan KPK.