Mirisnya Pertumbuhan Politik Di Indonesia

Mirisnya Pertumbuhan Politik Di Indonesia

Berita Politik

Di tahun 2018 yang makin berkembang, banyak politisi-politisi yang bermunculan di Indonesia. Berdasarkan perkembangan situasi politik nasional dan lokal, Presiden Joko Widodo mengaku sangat miris melihat perkembangan politik saat ini.

Jika diperhatikan, politik yang berkembang di Indonesia saat ini sudah melenceng jauh dari nilai-nilai Pancasila. Para politisi membangun komunikasi yang hanya bersifat kepentingan sementara, dan kepentingan semu yang tidak dapat mencerdaskan bangsa.  Para politisi di Indonesia terlihat sangat berambisi dalam mencari ”kursi”, demi kepentingan pribadi dan bukan demi kesejahteraan umum.

Salah seorang pengamat politik di Indonesia juga menjelaskan bahwa nilai Pancasila saat ini sudah sangat jauh dari pribadi para petinggi bangsa. Mereka lupa akan semangat kebersamaan dan persatuan seperti yang sudah tertulis di Pancasila. Hal ini terlihat ketika seseorang menyebar kebaikan demi satu ambisi kedudukan tinggi, serta menjalankan sesuatu yang berlandaskan upah.

Kemudian dengan adanya sikap transaksional, justru akan sangat mengganggu situasi nasionalisme saat ini. Sedangkan dengan keadaan perekonomian di Indonesia yang mana kesenjangan antara si kaya dengan si miskin sudah semakin jauh. Rasio ini juga sudah menjauh dari implementasi Pancasila.

Seharusnya, semua harus berporos dan bermuara di Pancasila. Namun, saat ini yang sedang terjadi di Indonesia adalah kondisi politik yang makin menjauh dari Pancasila. Hal ini justru akan memperburuk keadaan yang kini sedang berjalan.