Keputusan BKN untuk PNS koruptor

PNS Terlibat Korupsi Tak Akan Bisa Daftar Lagi Selamanya

Berita Politik

Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyatakan bahwa setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti terlibat Tipikor, akan langsung di berhentikan secara tidak hormat (dipecat) dan tidak akan dapat menjadi PNS lagi selamanya. Pegawai tersebut akan langsung di blacklist dari daftar PNS, dan tidak akan bisa mengikuti seleksi apapun dalam lingkungan PNS.

Sukamto menjelaskan, sejatinya aturan pemecatan PNS yang terlibat korupsi sudah dirancang sejak tahun 1974. Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 74 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian disebutkan PNS yang melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau yang ada hubungannya jabatan, atau korupsi akan diberhentikan dengan tidak hormat.

Baca juga : PNS Terlibat Tipikor, BKN Hanya Potong Gaji 50%

Di Pasal 23 tertera, PNS diberhentikan dengan tidak hormat apabila dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan tetap atau inkracht. Kemudian tahun 79 dengan Peraturan Pemerintah (PP) 32 tahun 79 tentang pemberhentian PNS juga disebutkan dalam Undang-Undang.

Dengan acuan beleid tersebut, kata Sukamto, maka setiap PNS sudah harus mengetahui konsekuensi yang dihadapi bila tersangkut kasus Tipikor. Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada seluruh PNS untuk bisa mengikuti kode etik PNS yang tertera dalam PP Nomor 42 Tahun 2004.

Jadi, keputusan tersebut sudah terangkum dan terbungkus di dalam Undang-Undang. Kesimpulannya, siapapun PNS yang melakukan tindakan korupsi nantinya akan dipecat dengan sangat tidak terhormat. Peraturan ini sudah sangat jelas, dan BKN tidak pernah bermain-main untuk menghapuskan penyakit korupsi di Indonesia.