Sohibul Iman : Gerindra Akan Beri Kursi DKI-2 Untuk PKS

Sohibul Iman : Gerindra Akan Beri Kursi DKI-2 Untuk PKS

Berita Politik

Dalam masa pendaftarannya untuk maju menjadi cawapres 2019, Sandiaga Uno tengah mengajukan surat pengunduran diri dari posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dari keputusan itu, PKS yakin bahwa Gerindra akan memberikan kursi DKI-2 yang kini ditinggalkan Sandiaga Uno.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama dengan Sandiago Uno telah resmi mendaftarakan diri untuk menjadi capers cawapes ke Kantor Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat tadi setelah shalat Jumat. Prabowo juga meminta izin saat berpidato, bahwa dia ingin berkuasa atas nama rakyat.

Sohibul mengungkit posisi cawapres yang diisi Sandiaga, kader Gerindra yang kini telah mundur. PKS diyakini akan mendapat jatah kursi wagub. “Dari PKS memberikan posisi wakil presiden, tentu mereka memberikan hak prioritas kepada PKS untuk menjadi wagub,” ujarnya.

Saat dimunculkan nama Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Sohibul mengaku belum tahu. “(Mardani) itu belum tahu,” sebutnya. Meski begitu, ia mengungkapkan, nama pengganti Sandiaga akan diputuskan dalam waktu dekat.

“Tentu karena pengusungnya dari gerindra dan PKS, ya nanti mungkin calon wakil gubernurnya pengganti Pak Sandi itu sesuai kesepakatan dari pengusung itu dari PKS,” kata Waketum Gerindra Fadli Zon di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018)

Ditanya soal siapa saja nama-nama yang mungkin mengisi pos yang ditinggalkan Sandi, Fadli mempersilakan media bertanya langsung ke PKS. Termasuk soal apakah ada nama Mardani Ali Sera.

Sebelumnya Ketum PKS Sohibul Iman meyakini Gerindra akan memberi kursi DKI-2 yang ditinggalkan Sandiaga. Saat dimunculkan nama Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Sohibul mengaku belum tahu.

“Secara aturan, yang bisa ganti Pak Sandi itu kan dari PKS dan Gerindra, karena dulu yang ngusung dari dua partai itu,” kata Sohibul di KPU di Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat 10 Agustus 2018.

Hal ini akan menjadi ajang perebutan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga Uno, kala dirinya mendaftarkan diri sebagai cawapres 2019 untuk mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.