Keunggulan Cawapres Jokowi Dan Prabowo Di Mata Eko

Keunggulan Cawapres Jokowi Dan Prabowo Di Mata Eko

Joko Widodo sudah memilih KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres pendampingnya. Sementara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga memutuskan untuk maju bersama dengan Sandiaga Uno yang sebagai cawapres. Kemudian, kedua cawapres 2019 sama-sama memiliki kemampuan yang bisa dibilang berbeda.

KH Ma’ruf Amin mempunyai kemampuan dalam bidang ekonomi syariah yang akan diterapkan di posisinya nanti. Sedangkan Sandiaga Uno hanya mempunyai pengalaman sebagai pengusaha.

“Kan harus berkaca pada data ya, data 4 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi kita hanya 5 persenan saja, sehingga butuh akselerasi. Nah akselerasi itu kan butuh memang salah satunya pengalaman. Saya rasa dari sisi itu pak Sandi lebih unggul,” kata Ekonom INDEF Eko Listiyanto, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Sementara sosok Ma’ruf yang religius juga dianggap penting buat perekonomian, khususnya ekonomi syariah. “Tapi yang di sisi lainnya kalau kemudian arahnya kalau ekonomi keumatan dan kemudian itu ekonomi Islam, arahnya berbeda, karena dia anti bunga, itu juga penting,” kata Eko.

Menurutnya, ekonomi syariah di Indonesia cukup tertinggal, padahal potensinya sangat besar untuk dikembangkan. Hal ini sudah banyak dipelajari oleh Ma’ruf sebelum dirinya dipilih oleh Jokowi untuk mendampinginya di kursi negara.

Sedangkan Ma’ruf punya peluang untuk merangkul dunia usaha di lingkungan masyarakat kecil. Caranya lewat ekonomi syariah yang menyentuh ekonomi kerakyatan.

“Kita nggak tahu, masyarakat bawah kan juga bukan investor gede gede. Itu mungkin punya peluang penting. Kalau memang nanti pak Jokowi dengan timnya bisa menyodorkan platfrom ekonomi keumatan yang bisa dorong sektor UMKM, dan lain lain itu punya nilai plus kepada pasangan ini,” tambahnya.

Sementara menurut Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani, pasangan Joko Widodo sebagai cawapres 2019 yang bernama KH Ma’ruf Amin memahami seluk belum perekonomian. Roeslani mengatakan seperti itu dikarenakan dirinya sudah pernah berdiskusi dengan Ma’ruf terkait perekonomian Indonesia.

Ma'ruf Amin Paham Tentang Itu

Ma’ruf Amin Paham Tentang Itu

Menurut Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani, pasangan Joko Widodo sebagai cawapres 2019 yang bernama KH Ma’ruf Amin memahami seluk belum perekonomian. Roeslani mengatakan seperti itu dikarenakan dirinya sudah pernah berdiskusi dengan Ma’ruf terkait perekonomian Indonesia.

Dari pertemuan yang berlangsung pada April tahun ini, Rosan menyimpulkan Ma’ruf paham ekonomi. “Jadi agak salah sih kalau banyak yang meragukan beliau mengenai pemahaman perekonomian. Menurut saya sih agak salah ya, karena saya sudah berdiskusi mengenai hal itu,” Jakarta, Jumat (10/8/2018).

“Jadi beliau sih sangat mengerti dan mempunyai kepedulian yang sangat tinggi terutama mengenai perekonomian syariah, perekonomian umat,” lanjutnya. Dia sebagai pengusaha pun menyambut baik konsep ekonomi syariah yang dimiliki Ma’ruf.

“Kita sebetulnya menyambut sangat baik. Kalau kami kan melihatnya sebagai salah satu alternatif pembiayaan juga, dan pengembangan perekonomian ini, dan di negara-negara maju pun malah perbankan syariah sudah berjalan sangat baik ya di London, di New York,” sebutnya.

Menurutnya, ekonomi syariah di Indonesia cukup tertinggal, padahal potensinya sangat besar untuk dikembangkan. Hal ini sudah banyak dipelajari oleh Ma’ruf sebelum dirinya dipilih oleh Jokowi untuk mendampinginya di kursi negara.

“Nah kalau menurut saya sih kita ketinggalan. Potensi yang sangat besar di Indonesia ini belum digali mengenai perkembangan perekonomian syariah. Oleh karena itu dengan adanya Ma’ruf Amin, bisa mendorong perekonomian syariah untuk terus berkembang, dan dicari terobosan terobosan baru,” terangnya.

Pertemuan Rosan dengan Ma’ruf Amin terjadi pada April 2018 di kediaman Ma’ruf, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam pertemuan itu, Rosan memastikan tidak disinggung soal pencalonan Ma’ruf sebagai cawapres yang baru saja dideklarasikan Kamis 9 Agustus 2018 kemaren.

“Oh tidak sama sekali, tidak sama sekali. Ini kita hanya bicara saja mengenai perekonomian, sama sekali tidak menyinggung itu, sama sekali,” tambahnya. Pendaftaran capres cawapres baru saja berlangsung hari ini. Kemudian KPU akan menutup pendaftaran di hari ini juga, karena menurutnya sudah cukup untuk waktu pendaftaran ini diselenggarakan.

JK Serang Cawapres Jokowi

JK Serang Cawapres Jokowi

Kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kediaman Megawati Soekarnoputri, Teuku Umar berjalan sangat singkat. Jusuf Kalla kemudian meninggalkan rumah Megawati dengan buru-buru. Kunjungan tersebut terlihat pada Jumat 10 Agustus 2018 tadi, tepat saat pendaftaran Jokowi bersama dengan KH Ma’ruf Amin.

Sebelumnya JK sampai di rumah Mega sekitar pukul 16.40 WIB. Tak diketahui apa maksud kunjungan JK ke rumah Mega sore ini. Seperti diketahui, JK menyatakan diundang untuk menghadiri deklarasi Jokowi dan Ma’ruf Amin pada Kamis 9 Agustus 2018 kemarin. Namun JK memutuskan tak hadir karena menganggap itu merupakan ‘panggung’ para Ketum.

Baca juga : Tak Dampingi Jokowi, Jusuf Kalla Sambangi Megawati

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berharap cawapres yang nantinya terpilih dapat memanfaatkan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China. JK menyarankan wapres ke depan mengambil peluang dari ekonomi dunia yang memanas.

“Jadi kita harus pandai-pandai mengambil kesempatan dalam pertarungan dua orang yang berkelahi. Yang butuh pasti sama dengan China, kalau pasar China holtikulturanya atau permesinannya akan mahal, tapi dari negara negara Indonesia (ke AS) bisa lebih murah. Jadi kita harus bisa mengambil keuntungan dari kedua belah pihak,” ujar JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

JK sebelumnya ditanya soal visi yang sebaiknya dimiliki cawapres, khususnya di bidang ekonomi. JK menyebut keadaan ekonomi dunia saat ini tengah memanas dan di luar kebiasaan. “Ada perang dagang, ada perubahan sistem. Seperti saya pernah katakana AS sebagai negara kapitalis, dia proteksionis. China sebagai negara sosialis atau komunis, dia liberal, ini terbalik semua,” katanya.

Panasnya ekonomi dunia saat ini menyebabkan terjadinya konflik kepentingan dan proteksi dari AS dan China. Perang dagang tersebut dapat menguntungkan bagi Indonesia, dan dapat juga merugikan.

“Berlanjut terus, ujungnya trade war. Trade war itu bagi Indonesia ada merugikan ada menguntungkan. Artinya kalau barang China di AS dikenakan bea, maka barang Indonesia bisa lebih murah dari barang China nanti di AS. Garmen atau apa sepatu atau barang lain yang kita ekspor ke AS,” tuturnya.

Orasi Keras Prabowo Untuk Rakyat

Orasi Keras Prabowo Untuk Rakyat

Prabowo Subianto sudah resmi mendaftarkan diri sebagai capres, sementara Sandiago Uno juga resmi mendaftarkan diri sebagai cawapres 2019 untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra itu. Usai melakukan pendaftaran, Prabowo langsung berorasi di hadapan massa pendukungnya.

Dia menegaskan tidak akan membiarkan rakyat Indonesia menjadi kacung bangsa lain. Orasi itu disampaikan Prabowo lewat sunroof mobilnya di depan kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat 10 Agustus 2018. Dengan berapi-api, Prabowo mengatakan Tuhan selalu berada di pihak yang benar.

“Yakinlah yang benar selalu menang. Bahwa Tuhan Yang Mahakuasa selalu berada di pihak yang benar,” ucap Prabowo. Prabowo menegaskan dia dan cawapresnya, Sandiaga Uno, bertekad membela rakyat miskin di Indonesia. Dia juga ingin memastikan kekayaan rakyat Indonesia untuk rakyat.

“Kekayaan rakyat Indonesia untuk rakyat Indonesia, bukan untuk bangsa lain. Kita tidak mau menjadi antek bangsa lain. Kita tidak mau menjadi kacung dan budak bangsa lain,” katanya.

Prabowo berorasi seorang diri. Pasangannya, cawapres Sandiaga Uno, keluar dari KPU dengan rombongan berbeda. Terima kasih atas perhatian saudara-saudara saya diberi kehormatan dan kesempatan untuk beberapa hal. Yang pertama tentunya marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan pui syukur ke hadirat Allah YME untuk bisa melaksanakan tugas kita hari ini di KPU RI. Kita hari ini baru saja melaksanakan pendaftaran sebagai capres dan cawapres di mana saya Prabowo Subianto dan saudara Sandiaga Salahuddin Uno dicalonkan, diusung oleh empat partai, PKS, PAN, Demokrat dan Gerindra dan didukung oleh partai Berkarya, yang dalam hal ini diwakili ibu Titiek Soharto.

Ada satu kejadian unik pada hari ini ada putri presiden pertama RI, putri proklamator kita, ada juga putri presiden RI yang kedua, ada juga dua putra presiden RI yang keenam. Ini kehormatan besar bagi saya. Saya ingin mengucapkan terima kasih ke KPU yang bekerja keras.

Selagi saya menitip harapan seluruh kader dari semua partai, dari seluruh rakyat Indonesia, kami menitip masa depan Indonesia di pundak KPU. Demokrasi menurut keyakinan kami semua adalah satu-satunya sistem pemerintahan yang terbaik dari yang ada. Pergantian pemerintahan, pergantian pimpinan, apakah bupati, wali kota bahkan kepala desa sekalipun, gubernur, presiden harus berjalan dengan aman, damai dan jujur.

Prabowo Gelar Rapat Darurat

Prabowo Gelar Rapat Darurat

Usai orasinya didepan kantor KPU, Prabowo langsung menggelar pertemuan rapat yang akan membahas tentang tim pemenang capres cawapres 2019. Rapat tersebut sepertinya membahas tentang rencana-rencana untuk kedepannya setelah ditentukan kemenangannya.

“Segera (menentukan tim pemenangan). Ini mau rapat, ini mau rapat sekarang,” kata Ketum PAN Zulkifli Hasan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama dengan Sandiago Uno telah resmi mendaftarakan diri untuk menjadi capers cawapes ke Kantor Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat tadi setelah shalat Jumat. Prabowo juga meminta izin saat berpidato, bahwa dia ingin berkuasa atas nama rakyat.

Jumat 10 Agustus 2018, pendukung prabowo sudah berkumpul di depan kantor KPU Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Massa yang melibatkan buruh itu sebelumnya long march dari Monas menuju KPU. Orator terus berorasi di atas mobil komando. Dia menyerukan agar 2019 ganti presiden.

Orasi itu disampaikan Prabowo lewat sunroof mobilnya di depan kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018). Dengan berapi-api, Prabowo mengatakan Tuhan selalu berada di pihak yang benar.

Pada pendaftaran Capres cawapres 2019, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kawal oleh para pendukungnya. Prabowo dan Sandiaga terus berorasi di depan kantor KPU Jakarta Pusat. Dari Orasi yang Prabowo dan Sandiaga, terdengar teriakkan massa pendukung Ketua Umum Partai Gerindra mengatakan untuk ganti Presiden.

Namun Zulkifli tidak menyebut lokasi pertemuan. Sementara soal pemenangan, nama Ketua Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) disebut elite PD Syarief Hasan masuk dalam daftar tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. “(AHY) Masuk, Mas Ibas juga masuk,” ujar Syarief di lokasi yang sama.

Tak Dampingi Jokowi, Jusuf Kalla Sambangi Megawati

Tak Dampingi Jokowi, Jusuf Kalla Sambangi Megawati

Kunjungan singkat Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kediaman Megawati Soekarnoputri, Teuku Umar tak sampai satu jam. Jusuf Kalla kemudian meninggalkan rumah Megawati dengan buru-buru. Kunjungan tersebut terlihat pada Jumat 10 Agustus 2018 tadi.

Sebelumnya JK sampai di rumah Mega sekitar pukul 16.40 WIB. Tak diketahui apa maksud kunjungan JK ke rumah Mega sore ini. Seperti diketahui, JK menyatakan diundang untuk menghadiri deklarasi Jokowi dan Ma’ruf Amin pada Kamis (9/8) kemarin. Namun JK memutuskan tak hadir karena menganggap itu merupakan ‘panggung’ para Ketum.

“Saya pikir ini medannya para pimpinan partai, belum tim penasihat atau sukses, belum masuk. Nanti setelah ini baru dipersiapkan, karena itu saya sendiri dan tidak hadir karena saya bilang ini panggungnya partai,” ujar JK di kantornya, Jumat (10/8).

JK saat ini tengah mempertimbangkan untuk menjadi ketua tim sukses Jokowi. JK telah berjanji untuk membantu Jokowi. “Tentu kita pertimbangkan segala hal (jadi ketua timses Jokowi), tapi saya tetap menjanjikan kan untuk membantu Pak Jokowi. Jadi sedang kita pertimbangkan bagaimana cara yang terbaik,” tuturnya.

Kedatangan JK tampaknya mendadak. Pihak pengamanan di rumah Megawati terlihat kaget dan tergesa-gesa ketika JK dan rombongan tiba. Dari agenda Wapres juga tidak ada informasi soal rencana JK datang ke kediaman Megawati.

JK sebelumnya mengaku mendapat undangan untuk hadir ke deklarasi Presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. Namun JK memilih tidak datang.JK mengaku tak hadir karena merasa momen deklarasi adalah ranah pemimpin parpol pro-Jokowi. Dia tengah mempertimbangkan menjadi ketua tim sukses Jokowi.

“Tapi saya pikir ini medannya para pimpinan partai, belum tim penasihat atau sukses, belum masuk. Nanti setelah ini baru dipersiapkan, karena itu saya sendiri dan tidak hadir karena saya bilang ini panggungnya partai,” tuturnya.

SBY Dan Amien Rais Satu Kubu

SBY Dan Amien Rais Satu Kubu

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama dengan Amien Rais kini telah berada dalam satu tujuan, dimana akan memberikan dukungan pasangan Prabowo Subianto – Sandiago Uno di pilpres 2019. Dalam pertemuannya, Amien Rais juga menyebut SBY sebagai panutan tauladan.

“Hari ini hari berbahagia, Pak SBY dalam satu barisan mendukung Pak Prabowo. Pak SBY adalah panutan kita, sepuluh tahun memimpin negeri ini,” kata Amien di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakpus, Jumat (10/8/2018).

Pujian Amien Rais ke SBY ini menjadi perhatian sejumlah pihak. Sebab, Amien dan SBY punya sejarah panjang. Hubungan keduanya pasang-surut selama ini.

SBY dan Amien pernah menjadi rival dalam Pemilu 2004. Kala itu, SBY berpasangan dengan Jusuf Kalla dan Amien Rais berpasangan dengan Siswono Yudhohusodo. Waktu itu ada 6 pasangan calon dan pemenangnya adalah SBY-JK, yang menjabat hingga 2009.

Di tengah masa jabatan SBY-JK, Amien Rais merilis buku ‘Agenda Mendesak Bangsa: Selamatkan Indonesia!’ pada 2008. Buku itu diterbitkan dalam rangka 10 tahun reformasi.

“Untuk lengkapnya ada di buku saya berjudul ‘Selamatkan Indonesia’. Buku yang berisi data dan angka. Saya ini M Amien Rais tidak boleh memberikan hal atau berita bohong. Karenanya, SBY tidak boleh dipilih lagi,” kata Amien dalam tausiah politik di hadapan ratusan kader PAN Jabar di Hotel Savoy Homann Bandung, Jalan Asia-Afrika, Minggu (4/5/2008).

SBY lalu kembali mencalonkan diri di Pemilu 2009. SBY pecah kongsi dengan JK dan keduanya pun menjadi rival. Ketika itu, Amien bersama PAN mendukung SBY.

“Karena ada tokoh partai yang mendatangi (PAN) untuk mengajak berkoalisi, tokoh ini yang sebenarnya kita lawan pada waktu reformasi lalu,” ujar Amien setelah menggelar silaturahmi dengan para pendiri PAN di kediamannya, di Perumahan Taman Gandaria Blok C 1, Gandaria, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2009).

Saat ditanya siapakah tokoh/partai tersebut, Amien enggan berkomentar lebih jauh. Pada Pemilu 2009, yang berlaga di pilpres adalah pasangan SBY-Boediono, Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, dan Jusuf Kalla-Wiranto.

Dukungan Amien untuk SBY sempat mendapat protes dari puluhan pemuda yang mendatangi Rumah PAN, yang waktu itu terletak di Jl Buncit Raya, Jakarta Selatan, pada 22 April 2009. Mereka mengaku membaca buku Amien Rais, tapi anehnya mereka salah menulis nama sang penulis buku. Mereka menulis nama ‘Amin’ alih-alih ‘Amien’.

Amien sempat kecewa soal dukungannya untuk SBY karena kader PAN, Hatta Rajasa, tak dipilih jadi cawapres. SBY kemudian menyurati Amien sebanyak 3 halaman.

“Sebelum Pak Boediono dipilih, saya mendapat surat tiga halaman dari Pak SBY. Isinya mohon maaf akhirnya memilih calon profesional dan tidak memilih cawapres dari partai,” ujar Amien saat membuka Rakornas PAN di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2009).

Pada Oktober 2009, Amien pun memberi penilaian untuk pemerintahan SBY. Meski sempat mengkritik lewat bukunya, rupanya Amien memberi nilai cukup tinggi untuk pemerintahan SBY. “SBY saya kasih nilai 7,8,” kata Amien Rais di KBRI Berlin, Jerman, Jumat malam (23/10/2009).

Isi Pidato Prabowo Subianto Di KPU

Isi Pidato Prabowo Subianto Di KPU

Prabowo-Sandiaga Uno sudah resmi mendaftarkan diri sebagai capres cawapres 2019 hari ini. Pendaftaran Prabowo tidak sama dengan Jokowi dengan alasan keamanan. Usai mendaftar, Prabowo langsung naik panggung untuk berorasi, dan berpidato di depan para pendukungnya yang hadir mengiringi perjalanannya di KPU. Berikut Pidato komplit Prabowo :

Terima kasih atas perhatian saudara-saudara saya diberi kehormatan dan kesempatan untuk beberapa hal. Yang pertama tentunya marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan pui syukur ke hadirat Allah YME untuk bisa melaksanakan tugas kita hari ini di KPU RI. Kita hari ini baru saja melaksanakan pendaftaran sebagai capres dan cawapres di mana saya Prabowo Subianto dan saudara Sandiaga Salahuddin Uno dicalonkan, diusung oleh empat partai, PKS, PAN, Demokrat dan Gerindra dan didukung oleh partai Berkarya, yang dalam hal ini diwakili ibu Titiek Soharto.

Ada satu kejadian unik pada hari ini ada putri presiden pertama RI, putri proklamator kita, ada juga putri presiden RI yang kedua, ada juga dua putra presiden RI yang keenam. Ini kehormatan besar bagi saya. Saya ingin mengucapkan terima kasih ke KPU yang bekerja keras.

Selagi saya menitip harapan seluruh kader dari semua partai, dari seluruh rakyat Indonesia, kami menitip masa depan Indonesia di pundak KPU. Demokrasi menurut keyakinan kami semua adalah satu-satunya sistem pemerintahan yang terbaik dari yang ada. Pergantian pemerintahan, pergantian pimpinan, apakah bupati, wali kota bahkan kepala desa sekalipun, gubernur, presiden harus berjalan dengan aman, damai dan jujur.

Apapun keputusan rakyat harus kita hormati, karena itu dalam hal ini masa depan nasib bangsa berada di pundaknya KPU, karena itu masa depan nasib bangsa berada di pundak KPU. KPU memiliki tugas yang berat kami mengerti. KPU harus menjaga keadilan, kejujuran, kebersihan daripada Pemilu. Pemilihan melalui kotak suara itulah kedaulatan rakyat saudara sekalian. Janganlah sekali-sekali kita menghina hak rakyat, jangan sekali-kali kita mencurangi rakyat, biarlah rakyat yang berdaulat dan menentukan nasibnya sendiri.

Apapun keputusan rakyat kami terima, kami hormat, kami hanya ingin berkuasa dengan izin rakyat, dan kami ingin berkuasa untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia. Kami ingin mengabdi supaya tidak ada orang miskin di Indonesia, dan tidak boleh ada orang lapar di Indonesia, tidak boleh ada keadilan tidak sampai ke seluruh rakyat Indonesia. Saya kira itu tekad kami, itu hasrat kami. Terima kasih KPU atas jerih payah saudara-saudara.

Terima kasih juga tidak lupa kami ucapkan. Terima kasih kepada semua pihak mengikuti perkembangan dari semua elemen agama, semua etnis, semua ras, semua suku, kita berjuang untuk NKRI, untuk Indonesia. Kita bejuang untuk seluruh rakyat Indonesia apapun sukunya, kelompok etnisnya, kelompok agamanya, apapun rasnya, seluruh warga Indonesia, rakyat kita, akan kita bela akan kita perjuangkan hak-haknya.

Prabowo Sandiaga Uno

Prabowo Resmi Mendaftarkan Diri Sebagai Capres Cawapres 2019

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama dengan Sandiago Uno telah resmi mendaftarakan diri untuk menjadi capers cawapes ke Kantor Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat tadi setelah shalat Jumat. Prabowo juga meminta izin saat berpidato, bahwa dia ingin berkuasa atas nama rakyat.

“Apapun keputusan rakyat kami terima, kami hormat, kami hanya ingin berkuasa dengan izin rakyat, dan kami ingin berkuasa untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia. Kami ingin mengabdi supaya tidak ada orang miskin di Indonesia, dan tidak boleh ada orang lapar di Indonesia, tidak boleh ada keadilan tidak sampai ke seluruh rakyat Indonesia, Saya kira itu tekad kami, itu hasrat kami. Terima kasih KPU atas jerih payah saudara-saudara,” kata Prabowo di KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 10 Agustus 2018.

Dalam sambutannya, Prabowo juga menyampaikan apresiasinya kepada empat partai yang mengusungnya maju nyapres, yakni PKS, PAN, Demokrat dan Gerindra. Secara khusus, dia juga menyampaikan terima kasih kepada partai pendukungnya Partai Berkarya yang diwakili Titiek Soeharto.

Prabowo juga menyinggung soal tugas berat KPU untuk menghadirkan pemilu yang jujur, bersih, dan adil. Dia berharap masyarakat diberi kewenangan untuk menentukan kedaulatannya lewat sistem Pemilu. Dan dia juga berpidato di depan para massa pendukungnya. Usai pidato, para massa pendukung Prabowo langsung berteriak ‘ganti presiden 2019’, dan sempat hampir terjadi kerusuhan atas para pendukung Prabowo yang terlihat sangat urakan tersebut.

“Terima kasih atas perhatian saudara-saudara saya diberi kehormatan dan kesempatan untuk beberapa hal. Yang pertama tentunya marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan pui syukur ke hadirat Allah YME untuk bisa melaksanakan tugas kita hari ini di KPU RI. Kita hari ini baru saja melaksanakan pendaftaran sebagai capres dan cawapres di mana saya Prabowo Subianto dan saudara Sandiaga Salahuddin Uno dicalonkan, diusung oleh empat partai, PKS, PAN, Demokrat dan Gerindra dan didukung oleh partai Berkarya, yang dalam hal ini diwakili ibu Titiek Soharto”.

Pidato tersebut dilontarkan dihadapan para pendukung Prabowo-Sandiaga Uno atau ‘PASTI’ usai mendaftarakan diri di KPU. Orasi Prabowo juga dilakukan di tepat di depan kantor KPU dengan didampingi oleh Sandiaga Uno.

Perjalanan Sandiaga Uno

Perjalanan Sandiaga Uno

Sebelum merambah panggung politik, Sandiaga Uno dikenal sebagai seorang pengusaha yang lahir saat Indonesia dilanda krisis ekonomi pada 1998. Dia mendirikan sejumlah perusahaan di bawah naungan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Kecemerlangannya mengelola bisnis mengantarkan Sandiaga menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Salah satu fokus dia saat di Hipmi adalah memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sandiaga Uno pernah menduduki posisi direktur keuangan NTI Resources Ltd, sebuah perusahaan minyak dan gas asal Kanada. Ia bekerja di NTI pada periode 1995 – 1996 dan kemudian mengundurkan diri.

Saat Sandi pulang ke Indonesia, ia mulai menjadi pengusaha dengan mendirikan perusahaan konsultan keuangan. Perusahaan bernama Recapital Advisors ini dibangun bersama rekannya Rosan P Roeslani yang saat ini menjabat sebaga ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Selain Recapital, Sandi bersama guru bisnisnya yakni William Soeryadjaja dan Edwin Soeryadjaja mendirikan Saratoga Investama. Sebuah perusahaan investasi yang bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi, konsumer dan produk kehutanan.

Dia pernah menjabat sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) dan bendahara Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) sejak Januari, 2011. Pada 2016 namanya pernah masuk di daftar Panama Papers atau sebuah data milik firma hukum Mossack Fonseca berisi data penggelapan banyak pengusaha hingga pengusaha dunia.

Pada tahun 2016 ketika pemerintahan Presiden Jokowi membuat kebijakan tax amnesty, Sandi mengikutinya. Kemudian pada 2017, namanya masuk dalam Paradise Paper yakni sebuah dokumen yang dirilis oleh International Consortium of Investigative Journalist (IJIC). Dalam dokumen Sandi disebut sebagai salah satu petinggi NTI Resources yang terdaftar di negara surga pajak, yakni bermuda. Namun soal NTI, Sandi telah mengundurkan diri pada 1996.

Malang melintang di dunia usaha membuat Sandiaga masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan ‘Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara’ yang diterbitkan KPK, diunduh dari situs resmi KPU periode 2016, pendiri PT Saratoga Investama ini punya total nilai kekayaan mencapai Rp 3,8 triliun plus US$ 10.347.381.

Versi Forbes, Sandi menduduki posisi ke 37 orang terkaya di Indonesia. Sedangkan di Globe Asia, Sandi menduduki posisi ke 85 orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan mencapai US$ 300 juta, meskipun jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai US$ 500 juta.