Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho

Tindak Lanjut KPK Kepada Mantan Gubernur Sumut

Berita Politik

Dua anggota DPRD Sumatera Utara tengah dipanggil oleh KPK guna pemeriksaan sebagai tersangka, terkait dugaan suap dari mantan Gubernur Sumut yakni Gatot Pujo Nugroho. Dua tersangka kasus suap terhadap beberapa anggota DPDR Sumatera Utara tersebut dijadwalkan akan diperiksa hari ini, Senin 16 Juli 2018.

Kedua tersangka tersebut adalah Rahmianna Delima Pulungan, dan Biller Pasaribu seperti yang telah ditetapkan oleh Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. Sebelumnya, KPK sudah mengirimkan surat panggilan terhadap tiga tersangka lainnya yang absen pada hari Jumat 13 Juli lalu. Tiga nama yang akan dijadwalkan ulang untuk dilakukan pemeriksaan yaitu DTM Abdul Hasan Maturidi, Richard Eddy Marsaut lingga, dan Syafrida Fitrie.

Pihak KPK berharap agar tersangka memenuhi kewajiban hukum yang sudah diatur oleh Undang-Undang, untuk hadir saat panggilan pemeriksaan mendatang. Dari catatan yang ada, terdapat beberapa anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009 hingga 2014 dan 2014 hingga 2019 yang menjadi tersangka.

Namun bab perkara ini, KPK sudah menetapkan sebanyak 38 anggota DPRD Sumatera Utara sebagai tersangka. Dari data tersebut, KPK kini sudah menahan sembilan anggota DPRD yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan diduga menerima duit suapan Gatot Pujo sebanyak Rp 300 hingga 350 juta perorang.

Kasus suap yang dilakukan oleh Gatot Pujo diduga terkait persetujuan laporan pertanggung jawaban atas Pemprov Sumatera Utara 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumatera Utara 2013 dan 2014, penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumatera Utara tahun 2015, serta Pengesahan APBD Pemprov Sumatera Utara 2013 dan 2014.

Selanjutnya pada pemeriksaan yang sudah dilakukan dari sejumlah tersangkan kasus suap tersebut, KPK telah menyita barang bukti berupa uang. Beberapa anggota DPRD Sumatera Utara yang ditetapkan sebagai tersangka, sudah mengembalikan uang sejumlah Rp 5,47 milar.