Tokoh Politik Negara Indonesia Terkenal

Tokoh Politik Negara Indonesia Terkenal Dan Wajib Kalian Ketahui

Tokoh Politik Negara Indonesia Terkenal tentunya cukup banyak. Pastinya juga memiliki jasa yang begitu besar untuk bangsa ini.

Tentunya Indonesia ini sendiri merupakan salah satu Negara yang paling hebat, makmur dan juga besar. Karena sudah banyak sekali Negara – Negara lain yang telah belajar dari Indonesia dari segi positifnya.

Berbagai kekayaan di miliki oleh Negara tercinta kita ini, maka dari itu banyak Negara luar yang merasa iri. Maka dari itu kekayaan yang di miliki oleh kita semuanya harus di jaga sebaik mungkin.

Salah satunya ini banyak sekali tokoh – tokoh politik di Indonesia yang sudah terkenal di dunia, karena memiliki potensi yang sangat kuat. Rupanya tidak hanya 1 / 2 saja tokoh politik yang sudah di kenal namanya ini.

Mungkin juga ada beberapa puluhan tokoh politik yang hadir pada jaman sebelum kemerdekaan dan sesudah kemerdekaan yang amat di segani oleh dunia ini. Bahkan ada beberapa tokoh yang masih dapat kita lihat hingga saat sekarang, di mana menjadi tokoh politik ini terbilang sangat sulit.

Karena di mana kita semuanya harus memiliki keteguhan yang benar – benar, tidak bisa secara asal – asalan. Di karenakan demi membawa nama baik Negara Indonesia. Bahkan Negara tercinta kita ini telah termasuk menghadirkan tokoh politik dunia yang terkenal dan hebat.

Nama – Nama Tokoh Politk Yang Berada Di Indonesia Dan Sudah Sangat Di Kenal Oleh Banyak Orang

Mungkin di antara kalian pasti sudah mengetahui akan hal mengenai tokoh politik tersebut. Tetapi ada juga sebagian yang belum mengetahui persis mengenai hal ini, pastinya akan merasakan kebingungan bukan ?.

Akan tetapi pada kesempata kalin ini, kalian tidak perlu merasakan khawatir atau pun cemas. Karena kami akan memberikan penjelasan yang detail dan lengkap mengenai tokoh politik Indonesia. Dari pada di antara kalian semuanya makin penasaran, mari kita langsung bahas saja secara bersamaan di antaranya adalah :

  • Ir. Soekarno

Tentunya tidak ada salahnya jika kami ini menempatkan Bung Karno di urutan paling pertama dan alasannya juga sudah sangat jelas ekali. Seperti yang di ketahui oleh kalian, Bung Karno ini merupakan salah satu tokoh proklamator Indonesia.

Lebih jelasnya lagi adalah orang pertama yang mengumumkan berakhirnya penjajahan Negara Jepang atas Indonesia pada tahun 1945, tepatnya tanggal 17 Agustus. Sosok Bung Karno sendiri bersama dengan Bung Hatta dan tokoh lainnya merupakan tokoh yang paling terkenal pada jaman kemerdekaan Indonesia.

Setelah Proklamasi Bung Karno sendiri telah menjadi pemimpin Indonesia sebagai presiden yang pertama kalinya. Untuk era kepemimpinan Bung Karno ini sangat di kenal sebagai Negara anti barat. Pada saat itu sebagai presiden Bun Karto telah berhasil mengangkat martabat Negara Indonesia di mata seluruh dunia.

Bahkan pernah pada suatu saat Indoensia telah resmi keluar dari anggota PBB, di karenakan beberapa kebijakan PBB tidak sesuai dengan hati nurani Bung Karno ini. Pada saat ini Bung Karno sudah pergi lama untuk meninggalkan dunia, untuk jasanya sendiri tidak dapat kita lupakan karena benar – benar sangat hebat.

  • Muhmmad Hatta

Inilah salah satu tokoh di balik layar dan di belakang layar Bung Karno. Bung Hatta ini sangat setia sekali untuk mendampingi Bung Kartno pada saat pertama proklamasi hinga menjadi salah satu wakli presiden Republik Indonesia yang pertama kali.

Tentunya dunia ini harus mengakui kehebatan Indonesia karena pada saat itu ada di bawah kepemimpinan Bung Karno dan Bung Hatta. Bung Hatta ini banyak sekali menghabiskan waktunya di dalam negeri dan telah bekerja di balik layar,

Dunia seakan dapat lupa jika Negara Indonesia ini memiliki tokoh yang hebat dan pastinya luar biasa di dalam sosok Bung Hatta. Hingga saat ini nama Bung Hatta tidak akan pernah terlupakan oleh masyarakat Indonesia, karena memiliki pribadi yang sangat kuat.

  • Soeharto

Tentunya sebagai salah satu penerus tongkat kepemimpinan dari Bung Karno, Soeharto sendiri memiliki tugas dan tanggung jawab yang begitu besar. Pastinya untuk menjadi Negara Indonesia ini menjadi Negara yang makmur.

Pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto, Indonesia lebih di kenal sebagai salah satu pengeksport beras. Hal ini dapat terjadi karena program swasembada beras pemerintahan berjalan dengan sangat amat lancar sekali.

Hingga akhirnya pada thuan 1998 Bapak Jenderal yang sudah bintang 5 Soeharto ini mengundurkan diri setelah 32 tahun lamanya memimpin Negara Indonesia. Alasannya ini di karenakan polemik yang terjadi pada saat itu, memang untuk jasanya tidak perlu di tanyakan lagi karena begitu hebat.

  • B. J Habibie

Selanjutnya ini adalah Burhanuddin Jusuf Habibie atau yang lebih di kenal sebagai Bapak B. J Habibie. Merupakan salah satu putra Indonesia yang sangat sukses untuk mengharumkan nama Bangsa dan juga Negara di dalam dunia penerbangan rupanya.

Menjadi alumni di salah satu pendidikan satu universitas terbaik di Jerman, B. J Habibie ini telah menerapkan konsep ciptaanya di penerbangan ( pesawat ). Pada saat itu tidak ada ilmuan dan professor yang dapat mengerjakan hal yang sama seperti layaknya B. J Habibie.

Pada saat pengundurannya Soeharto, B. J Habibie ini telah menggantikannya untuk naik pangkat menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke 3. Tidak cukup lama masa B. J Habibie yang telah menjabat menjadi presiden hanya selama 2 tahun saja lalu langsung di gantikan oleh Gusdur.

Sosok B. J Habibie ini terkenal sangat hebat baik di dalam dunia penerbangan dan tokoh politik yang di mana telah di angkat ke film layar lebar dengan judul Ainun dan Habibie. Di dalam film tersebut mengisahkan kehidupan Habibie dengan istrinya yang sukses sekali mencuri perhatian dari masyarakat sekitar.

  • Susilo Bambang Yudhoyono

Pada era millenium setelah tahun 2000 Indonesia ini memiliki sebuah sosok yang gagah yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelum menjadi Presiden Indonesia selamam 2 periode Bapak SBY ini merupakan salah satu Jenderal bintang 4 TNI.

Perlu di ketahui jabatan terakhirnya sebelum menjadi Presiden adalah Menteri Koordinator Politij dan Keamanan. Rupanya Sosok SBY ini sering di kenal karena memiliki wibawa dan pastinya sangat sukses sekali untuk mencuri perhatian dari publik.

Hingga SBY ini berhasil keluar sebagai pemenang demokrasi untuk menjadi Presiden Indonesia ke 6. Untuk jasanya tidak perlu di ragukan lagi pastinya berdampak sangat besar untuk Negeri ini.

  • Joko Widodo

Tentunya sebelum menjabat sebagai Presiden RI yang ke 7. Rupanya Jokowi ini pernah menjadi walikota Solo dan juga Gubernur DKI Jakarta, perjuangannya sebelum menjadi Presiden ini sangat tinggi sekali.

Merupakan sosok yang di kenal dengan gaya khasnya ini berhasil memenangkan sebuah pesta demokrasi Indonesia pada tahun 2014 lalau. Hingga pada tahun 2019 Bapak Jokowi ini telah menjadi Presiden Republik Indonesia.

Semoga dengan adanya artikel mengenai tokoh politik ini, bisa menjadi bermanfaat bagi kalian semuanya.

Jangan lupa juga untuk membaca artikel lainnya mengenai Alasan Mengapa Menteri Takut Cairkan Anggaran Covid-19

Prabowo Maju Jadi Pilpres 2024

Prabowo Maju Jadi Pilpres 2024

Prabowo Maju Jadi Pilpres 2024 , Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disebutkan siap menjadi lagi capres pada Pemilihan presiden 2024 akan datang. Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju itu siap kembali lagi maju bila diharap oleh kader serta diinginkan oleh warga.

Bila kembali lagi maju, 2024 bisa menjadi pertempuran pemilihan presiden Prabowo keempat kalinya, mulai sejak kiprah di Pemilihan presiden 2009. Dalam empat palagan itu Prabowo tetap kalah bersama-sama pasangannya.

Kalah dalam empat pilpres tidak membuat namanya meredup. Nama Prabowo tetap menjadi diva, minimal berdasar hasil survey beberapa instansi yang dikeluarkan belakangan ini.

Hasil Survey Politik Indonesia

Diantaranya hasil survey Tanda Politik Indonesia pada 16-18 Mei 2020. Survey Tanda ajukan pertanyaan, Bila pemilu diselenggarakan saat ini, siapa yang akan diambil untuk presiden.

Hasilnya, Prabowo mendapatkan suara paling tinggi yaitu 14,1%. Walau turun dari survey yang dilaksanakan pada Februari, kepopuleran Prabowo itu menaklukkan beberapa nama lain seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sesaat hasil survey yang dikeluarkan serempak Februari lalu, dua instansi survey yaitu Indo Acuan serta Patokan Politik Indonesia-Politika Research and Consulting (PPI serta PPC) tempatkan Prabowo untuk calon calon presiden terkuat untuk Pemilihan presiden 2024.

Versus Indo Acuan, Prabowo unggul untuk calon presiden terkuat pada Pemilihan presiden 2024 dengan kepopuleran 22,5%, melewati minimal 22 nama elite terkenal di golongan warga. Survey Indo Acuan dilaksanakan dalam tenggang 9-15 Januari 2020.

Mengenai PPI serta PPC, kepopuleran Prabowo di tempat paling atas dengan sekitar 17,3%. Tetapi serangkaian hasil itu tidak langsung tentukan peluang Prabowo menang kalau maju di Pemilihan presiden 2024.

Perjalanan masih panjang, menurut Pemerhati Politik dari Kampus Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Masih besar kesempatan turun naik kepopuleran ke arah Pemilihan presiden 2024.

“Ada banyak unsur yang akan memengaruhi naik atau turunnya (kepopuleran) seorang calon presiden. Termasuk juga Prabowo yang tertinggi masih di bawah 15 %. Waktu iya kemenangan seorang calon presiden kepopulerannya 15 %”.

Rintangan Prabowo Maju Jadi Pilpres

Disamping itu, Prabowo akan hadapi rintangan yang tidak gampang kalau kembali lagi maju di Pemilihan presiden 2024. Di tahun itu, kata Ujang, Prabowo termasuk juga calon tua. Di lain sisi ia hadapi banyak pemilih muda.

Rintangan lain buat Prabowo ialah peluang pendukungnya berpaling. Ini dapat berlangsung sebab sikap Prabowo pilih masuk pemerintahan sesudah kalah berkompetisi dengan Jokowi di Pemilihan presiden kemarin.

“Oleh karenanya harus ada taktik untuk mengembalikan supaya bisa menarik kembali lagi pendukungnya. Mendekati mereka kembali lagi. Rajut kembali lagi pertemanan dengan mereka yang sedih,” kata Ujang.

Berkaitan dengan simpatisan yang sedih, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif pernah mengatakan jika ada hal yang susah dilalaikan oleh alumni 212 dari sikap Prabowo. Pada Pemilihan presiden 2019 lalu, PA 212 adalah simpatisan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

“Pemilihan presiden 2019 pengalaman sendiri buat kami serta untuk perjuangan kami ke depan, Prabowo telah finis. Diamkan sekarang ini Prabowo Subianto nikmati serta mengakhiri pekerjaannya untuk Menhan,” kata Slamet.

Sistem Kinerja Dari Menhan

Hadapi rintangan yang tidak gampang, Prabowo kantongi beberapa keuntungan yang dapat dioptimalkan. Ujang memiliki pendapat, kesempatan Prabowo untuk menang di 2024 dapat jadi besar bila performanya untuk Menteri Pertahanan memperlihatkan hasil yang baik. Sekarang ini, ia memandang performa Prabowo belum optimal.

“Jika performanya bagus untuk menang ada kesempatan. Tetapi itu juga harus disaksikan kepopulerannya mendekati pemililihan,” kata Ujang.

Dia menjelaskan, salah satunya tanda untuk memandang seorang pas jadi calon presiden ialah performa yang baik di lembaga yang diperintahnya. Oleh karenanya, kecuali dengan pilih program serta calon wakil presiden yang dapat menggandeng suara golongan muda, merangkul kembali lagi simpatisan yang lari, Prabowo harus juga mengangkat performanya untuk Menhan dapat tingkatkan kesempatan Prabowo menang di 2024.

“Jika tidak kerja baik, karena itu rakyat akan sedih. Sebab ukuran seorang calon presiden itu diantaranya, performa yang bagus di lembaga yang diperintahnya,” sebutnya.

Sudah Melewati Masa nya

Hal tidak sama diutarakan oleh Pemerhati Politik LIPI Wasisto Rahardjo Jati. Menurut dia, bukan eranya lagi buat Prabowo untuk bertanding kembali lagi di Pemilihan presiden 2024.

“Aku pikirkan jika beliau maju lagi tidak jadi masalah, karenanya hak konstitusional, tetapi beliau telah melalui eranya, semakin lebih baik jadi king maker saja”. Jati memberikan tambahan tiap politikus mempunyai waktu semasing. Juga, hal itu berlaku buat Prabowo. Eranya dipandang sudah habis.

Wasis katakan Lebih bagus Prabowo memberikan jalan pada calon lain yang ingin bertanding. Ditambah lagi, di Pemilihan presiden 2024, akan menimbulkan calon-kandidat dari wilayah yang tidak kalah terkenal. Seperti profil Ganjar, Ridwan Kamil, atau jika di luar jawa itu Gubernur Sulawesi Selatan,” katanya.

Kecuali waktu yang telah melalui, dia menjelaskan sejauh ini Prabowo pun tidak mempunyai pangkal pemilih yang kompak di akar rumput. Dia memperbandingkan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang sempat 2 kali kalah dalam Penyeleksian Gubernur Jawa Timur.

Menurut Wasis, Khofifah dapat menang dalam peluang ketiganya sebab mempunyai massa kompak di golongan nahdliyin. “Jika kita banding dengan Khofifah yang jaga akar rumput, Prabowo tidak memiliki semacam itu”.